PAKISJAYA – Siswa SMK
Negeri 1 Pakisjaya mengikuti pembelajaran praktik Mata Pelajaran Ilmu
Pengetahuan Alam dan Sosial (IPAS) yang inovatif pada Rabu, 7 Oktober 2026.
Di bimbing Sopwan,
S.Pd para siswa diajak langsung memanfaatkan Kebun Ketahanan Pangan SMKN 1
Pakisjaya untuk mempelajari siklus hidup dan budidaya tanaman melalui metode
penanaman pohon pisang secara berkelanjutan.
Kegiatan diawali
dengan sesi pembekalan teori di area sekolah. Dalam arahan pembukanya, Sopwan,
S.Pd. menekankan pentingnya pemahaman ekosistem dan ketahanan pangan lokal
kepada para siswa yang mengenakan seragam pramuka lengkap.
Beliau memberikan
panduan teknis mengenai cara pemilihan bibit yang baik, teknik penggalian
lubang tanam, serta pemberian nutrisi awal pada tanah.
Setelah menerima
materi teori, siswa langsung terjun ke Kebun Ketahanan Pangan sekolah untuk
melakukan praktik penanaman secara berkelompok.
Di lahan yang
telah disediakan, para siswa mempraktikkan langsung ilmu yang didapat, mulai
dari meletakkan bibit pohon pisang ke dalam tanah secara hati-hati hingga
memastikan struktur tanah di sekelilingnya kuat untuk mendukung pertumbuhan
awal tanaman.
Sopwan, S.Pd.
menjelaskan bahwa metode pembelajaran ini dirancang agar tidak berhenti pada
proses menanam saja. Para siswa memiliki tanggung jawab jangka panjang untuk
merawat, memantau pertumbuhan, hingga nantinya melakukan proses panen pisang
bersama-sama.
Melalui pendekatan berbasis proyek ini, siswa diharapkan tidak hanya memahami konsep sains dalam mata pelajaran IPAS secara mendalam, tetapi juga menumbuhkan karakter peduli lingkungan dan jiwa agropreneurship sejak dini. (Tim Hubinmas)


Tidak ada komentar:
Posting Komentar