Jumat, 25 September 2026

Siswa SMKN 1 Pakisjaya Gelar Praktek Lapangan Mata Pelajaran IPAS

PAKISJAYA – Puluhan siswa SMKN 1 Pakisjaya mengikuti kegiatan praktek lapangan untuk mata pelajaran Ilmu Pengetahuan Alam dan Sosial (IPAS) pada Jum'at (25/9/2026).

Kegiatan edukatif ini berlangsung interaktif di bawah bimbingan langsung guru mata pelajaran, Rizky Apriani, S.Pd.

Dalam praktek kali ini, para siswa tampak membawa media berupa tongkat kayu sebagai bagian dari pemenuhan materi pembelajaran.

Praktek lapangan ini sengaja digelar di luar ruang kelas untuk memberikan pengalaman belajar nyata, sehingga siswa tidak hanya memahami teori tetapi juga mampu mengaitkannya dengan fenomena alam dan sosial di lingkungan sekitar.

Rizky Apriani, S.Pd., selaku guru pembimbing, menjelaskan bahwa metode pembelajaran kontekstual seperti ini sangat penting bagi siswa sekolah kejuruan.

"Melalui praktek langsung, kreativitas, kerja sama tim, dan pemahaman konsep IPAS para siswa dapat terasah dengan lebih baik dan menyenangkan," ujarnya.

Suasana ceria dan penuh semangat menyelimuti jalannya kegiatan. Seluruh siswa yang hadir kompak mengenakan seragam sekolah dan antusias mengikuti setiap instruksi serta tahapan praktek yang diberikan dari awal hingga selesai.

Kegiatan ini kemudian ditutup dengan sesi dokumentasi dan foto bersama sebagai bukti nyata komitmen SMKN 1 Pakisjaya dalam menghadirkan pembelajaran yang inovatif dan aplikatif. (Tim Hubinmas)

Siswa Jurusan TSM Jalani Praktik Perakitan dan Penyetelan Roda Pelek Motor

PAKISJAYA – Siswa kompetensi keahlian Teknik dan Bisnis Sepeda Motor (TSM) SMKN 1 Pakisjaya melaksanakan kegiatan praktik kejuruan intensif. Jum'at (25/9/2026).

Kegiatan yang berlangsung di area bengkel praktikum ini dipandu langsung oleh instruktur kejuruan, Iif Syaiful Wahyu, ST.

Praktik kali ini berfokus pada pendalaman materi teknis krusial, di antaranya penyetelan jari-jari roda (steel spokes wheel alignment), pengecekan kekuatan velg, serta pemeliharaan sistem sasis dan roda sepeda motor.

Di bawah bimbingan teknis dari Iif Syaiful Wahyu, para siswa diajarkan secara presisi menggunakan alat ukur khusus agar hasil pengerjaan memenuhi standar operasional industri.

"Kegiatan praktik langsung seperti ini sangat penting untuk menyelaraskan teori yang didapatkan di kelas dengan kebutuhan nyata di dunia kerja. Kami menekankan pada aspek ketelitian, keselamatan kerja, dan pemahaman fungsi alat yang benar," ujarnya.

Para siswa yang mengenakan seragam praktik kejuruan tampak antusias mengikuti instruksi demi instruksi.

Mereka dibagi ke dalam beberapa kelompok kerja untuk memastikan setiap individu mendapatkan kesempatan memegang unit komponen dan mengoperasikan perangkat kerja bengkel secara mandiri.

Melalui program praktikum yang terstruktur dan terbimbing ini, diharapkan dapat mencetak lulusan otomotif yang kompeten, berdaya saing tinggi, serta siap diserap oleh industri maupun merintis usaha mandiri di bidang bengkel sepeda motor. (Tim Hubinmas)

Perkuat Karakter Religius, Siswa SMKN 1 Pakisjaya Shalat Jum'at di Masjid Al Yusron

PAKISJAYA – Keluarga besar SMKN 1 Pakisjaya kembali melaksanakan ibadah Shalat Jum'at berjamaah di Masjid Al Yusron lingkungan sekolah pada Jum'at (25/9/2026).

Kegiatan ibadah rutin mingguan ini diikuti dengan khidmat oleh ratusan siswa laki-laki beserta jajaran guru dan staf sekolah.

Dalam khotbahnya yang bertajuk pentingnya keseimbangan kehidupan seorang Muslim, Khotib Amri Hidayat, S.Ag berpesan konsep Hablum minallah dan Hablum minannas.

"Sebagai umat manusia, kita tidak hanya dituntut untuk terus menjaga hubungan baik dengan Allah SWT (Hablum minallah) melalui ibadah ritual, ritual wajib, dan ketakwaan pribadi. Namun, kesalehan itu harus tercermin dalam hubungan baik kita dengan sesama manusia (Hablum minannas)," ujar Amri Hidayat, S.Ag. dari atas mimbar.

Beliau juga menekankan kepada para siswa yang hadir agar senantiasa menumbuhkan rasa saling menghormati, tolong-menolong, dan menjaga lisan maupun perbuatan di lingkungan sekolah maupun di tengah masyarakat luas.

Keseimbangan hubungan vertikal kepada Sang Pencipta dan hubungan horizontal kepada sesama makhluk dinilai menjadi kunci utama untuk meraih keberkahan hidup dunia dan akhirat.

Pelaksanaan Shalat Jum'at berjalan dengan sangat tertib dan khusyuk.

Kegiatan ini menjadi bagian dari komitmen sekolah dalam membina karakter religius serta kedisiplinan spiritual para peserta didik secara berkelanjutan. (Tim Hubinmas)

SMKN 1 Pakisjaya Tanamkan Nilai Gotong Royong Lewat Kolaborasi Tugas Kejuruan

PAKISJAYA – Peserta didik SMKN 1 Pakisjaya mengikuti kegiatan bimbingan khusus mengenai penguatan karakter di halaman sekolah SMKN 1 Pakisjaya, Jum'at (25/9/2026).

Kegiatan yang dibimbing langsung oleh Ahmad Sopian, S.Kom ini mengangkat materi penting tentang ‘Gotong Royong Jati Diri Bangsa: Pentingnya Kolaborasi dan Saling Bantu Tugas Kejuruan’.

Dalam arahannya, Ahmad Sopian menekankan bahwa esensi gotong royong tidak hanya berlaku dalam kehidupan sosial masyarakat, tetapi juga krusial dalam dunia pendidikan vokasi.

Menurutnya, menyelesaikan tugas-tugas kejuruan yang kompleks membutuhkan kerja sama tim yang solid, bukan kerja individu yang terisolasi.

"Kolaborasi dan saling membantu dalam menyelesaikan praktik kejuruan adalah cerminan nyata dari jati diri bangsa kita. Ketika kalian masuk ke dunia industri nanti, kemampuan bekerja sama inilah yang akan menjadi penentu kesuksesan," ujar Ahmad Sopian di hadapan para peserta didik.

Melalui kegiatan yang berlangsung interaktif di area terbuka ini, para peserta didik diajak untuk mengubah pola pikir dari kompetisi yang tidak sehat menjadi kolaborasi yang produktif.

Diharapkan, setelah bimbingan ini, solidaritas antar-siswa dalam menuntaskan proyek-proyek kejuruan dapat meningkat secara signifikan. (Tim Hubinmas)

Pembiasaan Kerohanian SMKN 1 Pakisjaya: Sabar Menghadapi Ujian dan Jadikan Shalat Sebagai Penolong

PAKISJAYA – Dalam rangka memperkuat karakter religius dan mental spiritual para peserta didik, SMKN 1 Pakisjaya kembali menggelar kegiatan Pembiasaan Kerohanian. Jumat (25/9/2026).

Kegiatan rutin yang penuh khidmat ini dilaksanakan di Masjid Al Yusron SMKN 1 Pakisjaya dan diikuti oleh para siswa dengan antusias.

Pembiasaan kerohanian kali ini dibimbing langsung oleh Rasim Sastrajaya, S.Pd.I. Dalam tausiyahnya, beliau menyampaikan materi penting mengenai ‘Sabar Menghadapi Ujian dan Menjadikan Shalat Sebagai Penolong’.

Beliau menekankan kepada para peserta didik bahwa setiap ujian hidup baik dalam menuntut ilmu maupun kehidupan sehari-hari harus dihadapi dengan kelapangan hati dan kesabaran, serta senantiasa menjaga shalat lima waktu sebagai pilar utama kekuatan seorang muslim.

Melalui kegiatan ini, diharapkan para peserta didik SMKN 1 Pakisjaya tidak hanya unggul dalam bidang akademik dan kejuruan, tetapi juga memiliki akhlak yang mulia serta ketahanan spiritual yang kokoh dalam menghadapi tantangan masa depan. (Tim Hubinmas)

Kamis, 24 September 2026

SMKN 1 Pakisjaya Gelar Simulasi Serkom Kejuruan TSM

PAKISJAYA – Sekolah Menengah Kejuruan Negeri (SMKN) 1 Pakisjaya menggelar kegiatan Simulasi Sertifikat Kompetensi (Serkom) untuk para siswa kejuruan Teknik Sepeda Motor (TSM). Kamis (24/9/2026).

Kegiatan ini diselenggarakan di ruang praktik bengkel sekolah sebagai langkah matang dalam mempersiapkan para siswa menghadapi ujian sertifikasi keahlian yang sesungguhnya sesuai standar industri.

Jalannya simulasi ini dipandu dan diawasi langsung oleh Kepala Kejuruan TSM SMKN 1 Pakisjaya, Masudin, S.T.

Di bawah arahannya, puluhan siswa yang mengenakan seragam praktik tampak tertib mengikuti rangkaian pengarahan teknis sebelum memulai praktik instrumen ujian.

Masudin, S.T menekankan pentingnya kegiatan pra-uji ini, para siswa dilatih untuk memperdalam kompetensi teknis mereka di beberapa stasiun kerja.

Fokus pelatihan meliputi penyelesaian tugas-tugas mekanik, pemeliharaan mesin, serta pemecahan masalah (troubleshooting) pada komponen kendaraan.

Pemanfaatan alat penunjang praktik dan media peraga mesin yang tersedia di kelas dimaksimalkan agar para peserta terbiasa dengan atmosfer uji kompetensi yang ketat dan sistematis.

Simulasi ini bukan sekadar ajang latihan fisik dan teknis, melainkan instrumen penting guna mengasah mentalitas kerja, ketelitian, serta profesionalisme siswa.

Melalui bimbingan langsung yang intensif ini, pihak sekolah berharap seluruh siswa kejuruan otomotif SMKN 1 Pakisjaya dapat lulus dengan predikat kompeten dan meraih sertifikasi resmi yang diakui dunia kerja dan industri (DUDI). Tim Hubinmas

SMKN 1 Pakisjaya Gelar Simulasi TKA di Lab TKJ

PAKISJAYA – Dalam rangka mematangkan persiapan menghadapi evaluasi akademik, SMK Negeri 1 Pakisjaya melaksanakan kegiatan Simulasi Tes Kemampuan Akademik (TKA).

Kegiatan simulasi ini dipusatkan di ruang Laboratorium Teknik Komputer dan Jaringan (TKJ) SMKN 1 Pakisjaya. Kamis (24/9/2026).

Pelaksanaan simulasi bertujuan untuk menguji kesiapan teknis perangkat keras, kestabilan jaringan komputer, serta kesiapan mental para siswa dalam mengoperasikan sistem ujian digital.

Melalui simulasi ini, potensi kendala teknis dapat dipetakan dan diantisipasi sedini mungkin sebelum ujian utama berlangsung.

Kegiatan yang berlangsung tertib ini dipandu langsung oleh Wakil Kepala Bidang Kurikulum, Lazuari Ahmad, S.Pd., bersama Kepala Jurusan TKJ, Ahmad Sopian, S.Kom.

Keduanya mendampingi para siswa secara intensif guna memastikan seluruh tahapan pengisian instrumen simulasi berjalan lancar tanpa kendala berarti. (Tim Hubinmas)

Rabu, 23 September 2026

Genjot Kualitas Pemain Muda, Coach Karsim Latih Ekskul Sepakbola SMKN 1 Pakisjaya

PAKISJAYA – Tim Ekstrakurikuler (Ekskul) Sepakbola SMKN 1 Pakisjaya terus mematangkan persiapan dan meningkatkan kualitas fisik serta taktik para pemainnya.

Di bawah arahan langsung Coach Karsim, skuad muda ini menggelar sesi latihan intensif di Lapangan Desa Telukjaya, Kecamatan Pakisjaya, Kabupaten Karawang, pada Selasa (22/9/2026).

Sesi latihan yang berlangsung pada sore hari tersebut berfokus pada penguatan kerja sama tim, teknik dasar olah bola, serta skema taktik bertahan dan menyerang.

Kehadiran Coach Karsim memberikan atmosfer baru yang penuh disiplin namun tetap diiringi motivasi tinggi bagi para pelajar SMKN 1 Pakisjaya.

"Kami ingin membentuk karakter bermain yang kuat dan kompak sejak dini. Potensi anak-anak di Pakisjaya sangat besar, tinggal bagaimana mengasah disiplin dan konsistensi mereka di lapangan hijau," ujar Coach Karsim usai memimpin latihan.

Para pemain Sepakbola SMKN 1 Pakisjaya, tampak antusias melahap setiap menu latihan yang diberikan Coach Karsim.

Program latihan luar sekolah ini juga diharapkan mampu menjaring sekaligus mengasah bibit-bibit pesepakbola berbakat dari wilayah Karawang pesisir agar siap bersaing di berbagai kompetisi pelajar mendatang. (Tim Hubinmas)

Coach Sopwan Latih Futsal Putra SMKN 1 Pakisjaya Asah Skill dan Stamina

PAKISJAYA – Tim Ekstrakurikuler (Ekskul) Futsal Putra SMKN 1 Pakisjaya kembali menggelar latihan rutin di HSR Futsal Segaran, Batujaya, Karawang. Selasa (22/9/2026).

Kegiatan ini menjadi bagian dari agenda berkala untuk mempersiapkan fisik dan taktik para pemain menghadapi kompetisi antarpelajar yang akan datang.

Latihan yang berlangsung dengan penuh semangat ini dipandu langsung oleh Coach Sopwan.

Di bawah arahannya, para siswa diberikan berbagai materi latihan penting, mulai dari pemanasan fisik, penguasaan bola (ball-handling), teknik operan pendek (tiki-taka), hingga simulasi taktik permainan melalui laga internal.

Coach Sopwan menjelaskan bahwa fokus latihan kali ini adalah mengembalikan konsistensi stamina serta membangun kekompakan tim di dalam lapangan.

"Kami ingin anak-anak memiliki chemistry yang kuat saat bertanding. Ekskul futsal bukan hanya wadah menyalurkan bakat olahraga, tetapi juga tempat pembentukan disiplin dan mental juara para siswa SMKN 1 Pakisjaya," ujarnya di sela-sela latihan.

Dengan kondisi lapangan yang representatif, para peserta ekskul terlihat sangat antusias mengikuti setiap instruksi tim pelatih.

Kegiatan berjalan dengan tertib dan diharapkan dapat melahirkan bibit-bibit atlet futsal berprestasi yang mampu mengharumkan nama sekolah di tingkat daerah maupun nasional. (Tim Hubinmas)

Dipandu Coach Tiara, Futsal Putri SMKN 1 Pakisjaya Mantapkan Latihan

PAKISJAYA – Ekstrakurikuler (Ekskul) Futsal Putri SMKN 1 Pakisjaya menggelar sesi latihan intensif di lapangan sekolah pada Selasa (22/9/2026).

Kegiatan rutin ini dilaksanakan guna mengasah kemampuan teknik, fisik, sekaligus menjaga kekompakan tim menjelang berbagai turnamen antarpelajar mendatang.

Latihan yang dimulai pada sore hari tersebut dipandu langsung oleh Coach Ekskul Futsal Putri SMKN 1 Pakisjaya, Tiara Khoerunisa.

Dalam sesi tersebut, ia memberikan sejumlah menu latihan khusus, mulai dari pemanasan fisik, akurasi operan (passing), taktik bertahan dan menyerang, hingga simulasi pertandingan (game).

"Latihan kali ini fokus pada penguatan stamina dan kerja sama tim. Potensi anak-anak sangat besar, dan dengan latihan yang konsisten di lapangan sekolah ini, kami optimistis bisa membentuk mental bertanding yang solid," ujar Coach Tiara di sela-sela memimpin latihan.

Para siswanya terlihat antusias dan penuh semangat melahap setiap instruksi dari pelatih.

Kehadiran ekskul futsal putri ini diharapkan terus menjadi wadah positif bagi siswi SMKN 1 Pakisjaya untuk menyalurkan bakat olahraga dan meraih prestasi yang membanggakan sekolah. (Tim Hubinmas)

Tanamkan Kedisiplinan dan Lestarikan Budaya, Ekskul Pencak Silat SMKN 1 Pakisjaya Gelar Latihan Rutin

PAKISJAYA – Ekstrakurikuler Pencak Silat SMKN 1 Pakisjaya terus konsisten mengasah kemampuan dan fisik para anggotanya.

Kegiatan latihan rutin kembali digelar di area halaman sekolah SMKN 1 Pakisjaya, Dusun Telukbuyung, Kecamatan Pakisjaya, Karawang, Selasa (22/9/2026) sore.

Latihan yang dimulai pada pukul 15.30 WIB ini diikuti dengan antusias oleh para siswa yang tergabung dalam ekskul bela diri kebanggaan sekolah tersebut.

Proses latihan dipimpin langsung oleh Pelatih Ekskul Silat SMKN 1 Pakisjaya, Tamin Miharja.

Di bawah arahannya, para siswa diajarkan berbagai materi penting, mulai dari teknik dasar kuda-kuda, pukulan, tangkisan, hingga penguatan fisik dan pembentukan mental spiritual yang kuat.

Latihan terbuka di halaman sekolah ini tidak hanya berfungsi sebagai sarana mengasah kemampuan bela diri dan mempersiapkan stamina siswa, tetapi juga menjadi motivasi tersendiri bagi lingkungan sekitar sekolah untuk terus melestarikan warisan budaya asli Indonesia.

Melalui disiplin latihan pencak silat ini, diharapkan lahir generasi muda dari SMKN 1 Pakisjaya yang tidak hanya tangguh secara fisik, namun juga memiliki akhlak dan karakter yang mulia. (Tim Hubinmas)

Kepala SMKN 1 Pakisjaya Pimpin Rapat Bersama Guru Produktif, Ini yang Dibahas!

PAKISJAYA – Dalam upaya meningkatkan kualitas serta daya saing sekolah di dunia industri, Kepala SMKN 1 Pakisjaya, Sudarma, S.Pd., S.ST., M.T. memimpin langsung rapat bersama Guru produktif.

Rapat yang dihadiri oleh Guru produktif dari kompetensi keahlian Teknik Sepeda Motor (TSM), Teknik Instalasi Tenaga Listrik (TITL), Teknik Komputer dan Jaringan (TKJ), serta Manajemen Perkantoran (MP) ini berlangsung khidmat di Ruang Pertemuan sekolah pada Selasa (22/9/2026).

Fokus utama dalam pembahasan rapat kali ini adalah mendorong Guru produktif agar lebih inovatif dalam mengembangkan dan memperluas jangkauan Unit Produksi (UP) di masing-masing lini kejuruan.

Kepala Sekolah menekankan bahwa UP SMK tidak boleh hanya sekadar memenuhi kebutuhan internal sekolah, melainkan harus mampu berinovasi dan meningkatkan kualitas produk maupun jasa agar berhasil menembus pasaran luas.

"Setiap jurusan memiliki potensi besar. Saya berharap Guru produktif mampu membaca peluang pasar, meningkatkan standar kualitas, dan melakukan manajemen pemasaran yang baik. Unit Produksi kita harus mandiri dan mampu bersaing di pasar luar," ujarnya.

Melalui sinergi dan langkah strategis ini, SMKN 1 Pakisjaya berkomitmen untuk terus mencetak lulusan yang berjiwa wirausaha sekaligus menjadikan sekolah sebagai pusat inovasi produk yang relevan dengan kebutuhan masyarakat dan industri digital maupun manufaktur saat ini.

Rapat berjalan dengan interaktif, dimana masing-masing Guru produktif turut memaparkan rencana pengembangan serta target pasar yang akan disasar ke depan. (Tim Hubinmas)

Cegah Anemia, PMR SMKN 1 Pakisjaya Gelar Program Pemberian Tablet Tambah Darah

PAKISJAYA — Dalam upaya mendukung kesehatan remaja dan mencegah risiko anemia di lingkungan sekolah, Palang Merah Remaja (PMR) SMKN 1 Pakisjaya menggelar program pemberian Tablet Tambah Darah (TTD) bagi para siswi.

Program pemberian Tablet Tambah Darah (TTD) ini berlangsung dengan tertib di koridor sekolah pada Rabu (23/9/2026).

Kegiatan yang diikuti oleh puluhan siswi tersebut dipandu langsung oleh Pembina PMR SMKN 1 Pakisjaya, Wahyunah, S.Kom.

Para siswi tampak duduk berkumpul bersama dengan membawa bekal makanan dan air minum sebagai persiapan sebelum mengonsumsi tablet kesehatan.

Pembina PMR SMKN 1 Pakisjaya, Wahyunah, S.Kom., menyampaikan bahwa program ini merupakan langkah penting dalam menjaga kebugaran fisik siswi agar tetap optimal dalam mengikuti kegiatan belajar mengajar.

Pemberian TTD secara rutin juga dinilai efektif untuk menekan angka gejala lemas dan kurang konsentrasi akibat kekurangan zat besi yang sering dialami remaja putri.

Melalui program penunjang kesehatan ini, PMR SMKN 1 Pakisjaya berharap dapat terus konsisten membangun kesadaran akan pentingnya pola hidup sehat sejak dini di lingkungan sekolah. (Tim Hubinmas)

Tingkatkan Kebugaran dan Fokus Belajar, SMKN 1 Pakisjaya Gelar Pembiasaan Olah Fisik Dinamika Motorik

PAKISJAYA – Guna membangun kesiapan fisik dan konsentrasi optimal para peserta didik sebelum memulai Kegiatan Belajar Mengajar (KBM), SMK Negeri 1 Pakisjaya melaksanakan Pembiasaan Olah Fisik Dinamika Motorik.

Kegiatan ini berlangsung dengan penuh semangat di lapangan utama SMKN 1 Pakisjaya pada Rabu (23/9/2026) pagi.

Kegiatan pembiasaan kali ini dipandu dan dibimbing langsung oleh Guru SMKN 1 Pakisjaya, Sahmatal Ainah, SE.

Ratusan siswa-siswi duduk rapi dan tertib menyimak pemaparan serta instruksi yang disampaikan di tengah lapangan terbuka.

Program Pembiasaan Olah Fisik Dinamika Motorik ini dirancang khusus untuk merangsang keselarasan fungsi motorik serta kebugaran tubuh siswa.

Melalui aktivitas fisik yang terukur, para siswa diharapkan tidak hanya memiliki kebugaran jasmani yang prima, melainkan juga kesiapan mental dan fokus yang tinggi guna menyerap materi vokasi maupun akademik di kelas.

Sahmatal Ainah, SE menyampaikan bahwa latihan keselarasan fisik dan dinamika motorik merupakan investasi penting bagi karakter disiplin siswa, terutama dalam ekosistem sekolah kejuruan yang menuntut ketahanan serta ketangkasan kerja.

Sekolah berkomitmen penuh untuk terus menggalakkan program pembiasaan positif ini demi mencetak generasi lulusan yang sehat, tangguh, dan berdaya saing tinggi. (Tim Hubinmas)

Selasa, 22 September 2026

Patuhi Pergub Jabar, Keluarga Besar SMKN 1 Pakisjaya Kompak Kenakan Pakaian Muslim

PAKISJAYA – Sekolah Menengah Kejuruan Negeri (SMKN) 1 Pakisjaya turut berpartisipasi aktif dalam melaksanakan imbauan Pemerintah Provinsi Jawa Barat terkait penggunaan pakaian santri/muslim.

Pada hari ini, seluruh Tenaga Pendidik, Kependidikan, serta peserta didik di lingkungan SMKN 1 Pakisjaya tampak kompak dan serasi mengenakan busana muslim selama beraktivitas di lingkungan sekolah.

Kegiatan ini dilaksanakan sebagai bentuk kepatuhan terhadap Peraturan Gubernur Jawa Barat Nomor 15 Tahun 2021 tentang Perubahan Kedua Atas Peraturan Gubernur Jawa Barat Nomor 99 Tahun 2015 tentang Pakaian Dinas Di Lingkungan Pemerintah Daerah Provinsi Jawa Barat.

Berdasarkan aturan tersebut, pada 22 September 2026 seluruh aparatur sipil negara dan institusi pendidikan di bawah naungan Pemprov Jabar diimbau mengenakan pakaian santri atau busana muslim yang rapi dan sopan.

Suasana religius dan khidmat terlihat jelas di area sekolah semenjak pagi hari. Para guru pria tampak mengenakan baju koko lengkap dengan peci, sedangkan guru wanita tampil anggun dengan pakaian muslimah.

Tak ketinggalan, para peserta didik juga sangat antusias mengikuti aturan ini dengan mengenakan busana muslim yang tetap menunjang kenyamanan mereka dalam mengikuti kegiatan belajar mengajar (KBM).

Kegiatan ini bukan sekadar pemenuhan kewajiban regulasi formal semata. Lebih dari itu, momen ini menjadi wadah untuk menumbuhkan nilai-nilai religi, mempererat kebersamaan, serta menanamkan karakter berbudi pekerti luhur di kalangan generasi muda, khususnya bagi para peserta didik.

Pelaksanaan pembiasaan pakaian santri/muslim yang berjalan dengan tertib dan kondusif ini diharapkan dapat terus memperkuat identitas kebudayaan dan nilai keagamaan yang menjadi salah satu pilar pendidikan karakter di Jawa Barat. (Tim Hubinmas)

Tenaga Pendidik SMKN 1 Pakisjaya Sambut Kehadiran Peserta Didik dengan Senyuman Hangat

PAKISJAYA – Suasana hangat dan penuh keceriaan menyelimuti gerbang sekolah SMKN 1 Pakisjaya pada Selasa pagi (22/9/2026).

Sejumlah tenaga pendidik berdiri tegak di depan pintu gerbang utama untuk menyambut kedatangan para peserta didik yang hendak memulai aktivitas pembelajaran.

Kegiatan penyambutan ini merupakan bagian dari pembiasaan positif sekolah dalam membangun kedekatan emosional antara guru dan siswa.

Terlihat para guru dengan ramah memberikan sapaan, senyuman, dan menerima jabat tangan penuh takzim dari siswa-siswi yang baru tiba. Budaya 5S (Senyum, Sapa, Salam, Sopan, dan Santun) secara konsisten diimplementasikan sebagai upaya pembentukan karakter dan budi pekerti yang luhur sejak dini.

"Menyambut siswa di gerbang bukan sekadar rutinitas formalitas. Ini adalah cara kami memberikan energi positif di pagi hari agar anak-anak merasa nyaman, dihargai, dan lebih bersemangat dalam menuntut ilmu," ujar Rizki Apriani, S.Pd.

Aktivitas pembiasaan pagi ini diharapkan mampu terus memupuk rasa kekeluargaan di lingkungan sekolah, serta menciptakan lingkungan belajar yang aman dan kondusif bagi seluruh warga SMKN 1 Pakisjaya. (Tim Hubinmas)

Kasubbag TU Cadisdik Wilayah IV Jabar Pimpin Upacara di SMKN 1 Pakisjaya

PAKISJAYA – Suasana khidmat dan penuh semangat menyelimuti lapangan SMKN 1 Pakisjaya pada pelaksanaan upacara bendera. Senin (21/9/2026).

Sekolah ini mendapatkan kehormatan atas kehadiran Kepala Sub Bagian Tata Usaha (Kasubbag TU) Cabang Dinas Pendidikan (Cadisdik) Wilayah IV Provinsi Jawa Barat, Bapak Ade Tahyudin, M.Pd. yang bertindak langsung sebagai Pembina Upacara.

Dalam amanatnya di hadapan ratusan peserta upacara, Ade Tahyudin memberikan motivasi besar, baik bagi seluruh siswa maupun tenaga pendidik.

Beliau menekankan pentingnya konsistensi dalam meningkatkan prestasi akademis maupun non-akademis, yang harus dibarengi dengan penegakan disiplin yang tinggi di lingkungan sekolah.

"Peningkatan mutu pendidikan tidak lepas dari kedisiplinan dan semangat untuk terus berprestasi. Siswa dan guru harus saling bersinergi untuk melahirkan inovasi," ujar Ade Tahyudin dalam arahannya.

Kehadiran jajaran Cadisdik Wilayah IV Jabar ini juga menjadi momentum penting untuk memperkuat komitmen bersama dalam mewujudkan visi "Jabar Istimewa".

Sektor pendidikan di SMKN 1 Pakisjaya dinilai menjadi salah satu pilar penting dalam mendukung prinsip pembangunan daerah, yaitu "Kampung Diurus, Kota Ditata", dengan mencetak generasi muda berkarakter dan siap kerja dari wilayah penunjang.

Pihak sekolah menyampaikan rasa terima kasih atas motivasi, perhatian, dan arahan strategis yang telah diberikan oleh Kasubbag TU Cadisdik Wilayah IV Jabar. (Tim Hubinmas)

Kasubbag TU Cadisdik Wilayah IV Jabar Pimpin Rapat Manajemen SMKN 1 Pakisjaya, Perkuat Pendidikan Karakter Pancawaluya

PAKISJAYA – Kepala Sub Bagian Tata Usaha (Kasubbag TU) Cabang Dinas Pendidikan (Cadisdik) Wilayah IV Provinsi Jawa Barat, Ade Tahyudin, M.Pd. memimpin langsung rapat manajemen di SMKN 1 Pakisjaya. Senin, (21/9/2026).

Rapat ini menjadi momentum penting dalam menyelaraskan program kerja sekolah, mengevaluasi tata kelola administrasi, serta memperkuat koordinasi demi mewujudkan pelayanan pendidikan yang optimal dan berkualitas.

Dalam arahannya, Ade Tahyudin menekankan pentingnya sinergi antara seluruh lini manajemen sekolah.

Evaluasi terhadap tata kelola administrasi dan peningkatan disiplin kerja menjadi poin utama yang disoroti untuk memastikan program pendidikan berjalan berkesinambungan dan akuntabel.


Selain tata kelola administrasi, kata dia, fokus utama rapat kali ini diarahkan pada implementasi nyata Pendidikan Karakter Pancawaluya

Program yang digagas oleh Pemerintah Provinsi Jawa Barat ini wajib diintegrasikan ke dalam ekosistem sekolah guna membentuk Manusa Waluya yaitu lulusan yang utuh dan paripurna melalui lima pilar karakter utama :

  • Cageur – Sehat jasmani dan rohani serta mampu mengelola emosi.
  • Bageur – Berakhlak mulia, peduli terhadap sesama dan lingkungan.
  • Bener – Berpikir kritis, jujur, disiplin, dan bertanggung jawab.
  • Pinter – Cerdas, komunikatif, dan berwawasan kebangsaan.
  • Singer – Kreatif, inovatif, dan adaptif terhadap perubahan sosial.

Melalui koordinasi yang intensif ini, manajemen SMKN 1 Pakisjaya berkomitmen untuk tidak hanya mencetak lulusan yang cerdas secara akademik dan kompeten secara vokasional, tetapi juga memiliki pondasi moral yang kuat serta siap berkontribusi positif di tengah masyarakat luas. (Tim Hubinmas)

Jumat, 18 September 2026

SMKN 1 Pakisjaya Gelar Pembiasaan Kerohanian, Tanamkan Nilai Birrul Walidain

PAKISJAYA – Dalam rangka membentuk karakter peserta didik yang berakhlak mulia dan berbakti kepada orang tua, SMKN 1 Pakisjaya menyelenggarakan kegiatan Pembiasaan Kerohanian di lapangan sekolah. Jumat (18/9/2026).

Kegiatan rutin mingguan ini diikuti oleh seluruh siswa-siswi, guru, serta staf kependidikan dengan penuh khidmat.

Pada kesempatan kali ini, pembiasaan kerohanian diisi dengan penyampaian materi materi Birrul Walidain (berbakti kepada kedua orang tua) yang disampaikan langsung oleh Hj. Tarwinah, S.Pd.I.

Dalam tausiahnya, Hj. Tarwinah menekankan betapa pentingnya kedudukan orang tua dalam Islam. Beliau menjelaskan bahwa rida Allah SWT sangat bergantung pada rida kedua orang tua.

Di hadapan ratusan siswa yang duduk tertib mengenakan seragam sekolah, ia mengajak seluruh peserta didik untuk selalu menghormati, menyayangi, dan mendoakan orang tua mereka, baik yang masih ada maupun yang sudah tiada.

"Kesuksesan seorang anak, baik dalam menuntut ilmu maupun dalam kehidupan masa depan, tidak lepas dari doa dan rida orang tua. Oleh karena itu, jadikan berbakti kepada orang tua sebagai prioritas utama dalam kehidupan kita sehari-hari," ujar Hj. Tarwinah dalam penyampaian materinya.

Para siswa terlihat menyimak dengan saksama dan meresapi setiap untaian nasihat yang disampaikan.

Melalui kegiatan ini, pihak SMKN 1 Pakisjaya berharap nilai-nilai karakter kepribadian yang luhur dapat tertanam kuat dalam diri siswa, sehingga mereka tidak hanya unggul dalam bidang akademik dan kejuruan, tetapi juga memiliki akhlakul karimah yang menjadi kebanggaan keluarga dan masyarakat.

Kegiatan pembiasaan kerohanian ini ditutup dengan doa bersama untuk keselamatan, keberkahan, serta kelancaran proses belajar mengajar di lingkungan SMKN 1 Pakisjaya. (Tim Hubinmas)

Aksi WCD 2026 SMKN 1 Pakisjaya Kumpulkan 10 Karung Sampah

PAKISJAYA – Sebanyak 798 warga sekolah yang terdiri dari tenaga pendidik, tenaga kependidikan, dan seluruh peserta didik SMKN 1 Pakisjaya menggelar aksi nyata peduli lingkungan dalam rangka memperingati World Cleanup Day (WCD) 2026. Jumat (18/9/2026).

Kegiatan gotong royong berskala besar ini berhasil mengumpulkan total 10 karung sampah organik dan non-organik dari seluruh lingkungan sekolah dan area sekitarnya.

Aksi bersih-bersih ini tidak hanya bertujuan untuk menjaga kebersihan lingkungan sekolah, tetapi juga menjadi sarana edukasi langsung bagi para siswa dalam memilah sampah guna mengurangi dampak pencemaran lingkungan.

Kepala SMKN 1 Pakisjaya, Sudarma, S.Pd., S.ST., M.T menyampaikan bahwa antusiasme seluruh warga sekolah sangat tinggi terlihat dari partisipasi aktif dari ratusan siswa dan guru ini menunjukkan kuatnya komitmen sekolah terhadap kelestarian alam dan kebersihan lingkungan belajar.

Selaras dengan Pendidikan Pancawaluya

Aksi WCD 2026 di SMKN 1 Pakisjaya ini memiliki nilai strategis karena terintegrasi langsung dan selaras dengan Program Pendidikan Pancawaluya.

Program ini menekankan pada pembentukan karakter siswa yang berakar pada nilai-nilai luhur, kemandirian, serta kepedulian sosial dan lingkungan.

Melalui aksi nyata ini, para peserta didik tidak hanya belajar secara teori di dalam kelas, tetapi juga mempraktikkan langsung salah satu pilar penting dalam menjaga keseimbangan alam dan keharmonisan sosial.

Pihak sekolah berharap momentum WCD 2026 ini dapat menumbuhkan kebiasaan membuang dan memilah sampah yang benar, serta menjadi gaya hidup yang terus berlanjut bagi seluruh warga SMKN 1 Pakisjaya ke depannya. (Tim Hubinmas)