Selasa, 20 Oktober 2026

Antisipasi Provokasi, Kapolsek Pakisjaya Imbau Siswa SMKN 1 Pakisjaya Tolak Ajakan Demo

PAKISJAYA – Kapolsek Pakisjaya, Iptu Saefurohman, S.H., memberikan imbauan tegas kepada seluruh siswa SMKN 1 Pakisjaya agar tidak mengindahkan ajakan aksi demonstrasi dari oknum yang tidak bertanggung jawab.

Arahan ini disampaikan langsung di hadapan ratusan siswa yang berkumpul di Halaman SMKN 1 Pakisjaya pada Selasa (20/10/2026).

Langkah preventif ini diambil guna menjaga kondusivitas wilayah serta melindungi para pelajar dari upaya pemanfaatan oleh pihak-pihak tertentu demi kepentingan sepihak.

Iptu Saefurohman mengingatkan para siswa untuk tetap fokus pada tugas utama mereka, yaitu belajar dan menuntut ilmu demi masa depan.

"Kami mengimbau kepada seluruh adik-adik siswa SMKN 1 Pakisjaya agar jangan mudah tergiur atau ikut-ikutan ajakan demonstrasi yang sumbernya tidak jelas, apalagi dari oknum yang tidak bertanggung jawab. Tugas utama kalian adalah belajar untuk meraih cita-cita, jangan sampai masa depan kalian yang rugi hanya karena ikut dalam aksi yang tidak semestinya," ujar Iptu Saefurohman.

Beliau juga menekankan pentingnya menyaring setiap informasi yang beredar di media sosial dan tidak mudah terprovokasi.

Pihak kepolisian berharap adanya kerja sama dari para guru dan orang tua untuk terus memantau aktivitas anak-anak mereka agar terhindar dari tindakan yang melanggar hukum.

Kegiatan yang berlangsung tertib dan khidmat ini menjadi bagian dari upaya Polri dalam merangkul generasi muda agar tetap berada di jalur yang positif. (Tim Hubinmas)

Waka Kesiswaan Irwanda Aristia Ingatkan Siswa SMKN 1 Pakisjaya Jauhi Pengaruh Negatif Saat Apel Pagi

PAKISJAYA - Ratusan siswa berkumpul dengan tertib di halaman sekolah untuk mengikuti kegiatan apel pagi yang dipimpin langsung oleh Wakil Kepala Sekolah (Waka) Bidang Kesiswaan, Irwanda Aristia, S.Pd.
Dalam pengarahannya, beliau menekankan pentingnya menjaga fokus dalam menuntut ilmu dan membentengi diri dari pengaruh lingkungan yang buruk. Selasa (20/10/2026).
Irwanda Aristia, S.Pd. mengimbau seluruh siswa agar menomorsatukan pendidikan selama berada di lingkungan sekolah maupun di luar.
Beliau menegaskan bahwa masa depan para siswa ditentukan oleh apa yang mereka tekuni hari ini. Oleh karena itu, konsentrasi penuh pada proses belajar mengajar menjadi hal yang tidak boleh ditawar.
"Fokuslah pada esensi kalian sebagai pelajar, yaitu belajar dan mengembangkan diri. Jangan mudah terpengaruh oleh ajakan-ajakan yang tidak baik, baik itu di media sosial maupun di lingkungan pergaulan sehari-hari yang dapat merugikan masa depan kalian," ujar Irwanda Aristia, S.Pd. tegas dalam pidatonya.
Lebih lanjut, Waka Kesiswaan juga mengingatkan pentingnya disiplin, menjaga nama baik sekolah, serta pintar dalam memilih teman pergaulan. Apel pagi yang berlangsung khidmat ini diharapkan dapat memotivasi para siswa untuk memulai aktivitas pembelajaran dengan energi positif dan tekad yang kuat demi meraih cita-cita. (Tim Hubinmas)

Senin, 19 Oktober 2026

Guru Bahasa Inggris SMKN 1 Pakisjaya Tegaskan Bahasa Inggris Sudah Jadi Kebutuhan Kerja

PAKISJAYA - Kegiatan belajar mengajar (KBM) mata pelajaran Bahasa Inggris di kelas X TJKT 1 SMKN 1 Pakisjaya berjalan dengan tertib pada Senin, 19 Oktober 2026. Pembelajaran tatap muka ini diampu langsung oleh Bu Christa Sukmawati, S.Pd.

Dalam suasana kelas yang kondusif, para siswi yang mengenakan seragam putih abu-abu lengkap dengan jilbab tampak fokus memperhatikan jalannya pembelajaran.

Bu Christa Sukmawati, S.Pd, yang mengenakan seragam dinas cokelat, memandu jalannya kelas dari meja guru di barisan depan untuk memastikan seluruh materi tersampaikan dengan baik.

Di sela-sela pembelajaran, Bu Christa Sukmawati, S.Pd memberikan motivasi penting kepada para siswa.

Beliau menyatakan bahwa Bahasa Inggris saat ini sudah menjadi kebutuhan kerja yang sangat nyata, terutama di bidang Teknologi Jaringan Komputer dan Telekomunikasi (TJKT).

Oleh karena itu, beliau mengimbau seluruh siswa untuk serius belajar dan tidak main-main dalam menguasai kemampuan berbahasa asing demi masa depan mereka. (Tim Hubinmas)

SMKN 1 Pakisjaya Laksanakan Upacara Bendera Rutin dengan Khidmat

PAKISJAYA – Guna menanamkan rasa nasionalisme dan kedisiplinan sejak dini, SMK Negeri 1 Pakisjaya kembali menggelar kegiatan upacara bendera di halaman sekolah. Senin (19/10/2026).

Kegiatan yang berlangsung di halaman utama sekolah ini diikuti oleh seluruh civitas akademika, mulai dari jajaran kepala sekolah, guru, staf tata usaha, hingga seluruh siswa-siswi dengan penuh khidmat.

Suasana khidmat sangat terasa ketika tim petugas pengibar bendera (Paskibra) sekolah mulai membentangkan dan mengibarkan bendera Merah Putih diiringi lagu kebangsaan Indonesia Raya.

Seluruh peserta upacara yang mengenakan seragam lengkap OSIS abu-abu putih beserta atribut topi serentak memberikan penghormatan kepada bendera sang saka Merah Putih.

Dalam amanatnya, Pembina Upacara pada kesempatan ini, Mimi Bai Khilmi, S.Pd.I, menyampaikan poin penting mengenai hak dan kewajiban di lingkungan sekolah.

"Sebagai peserta didik, kalian memiliki hak untuk mendapatkan ilmu dan fasilitas belajar yang layak. Namun, jangan lupakan kewajiban untuk menghormati guru, menaati tata tertib, dan belajar dengan tekun,” katanya.

Beliau menegaskan pentingnya sinergi yang seimbang antara peran peserta didik dan tenaga pendidik demi menciptakan ekosistem sekolah yang harmonis dan berprestasi.

"Begitu pula bagi kami sebagai tenaga pendidik, hak untuk dihormati berjalan beriringan dengan kewajiban memberikan teladan, bimbingan, dan pengajaran terbaik demi masa depan kalian," ujar Mimi Bai Khilmi, S.Pd.I.

Selain sebagai rutinitas di awal pekan, upacara bendera ini juga menjadi momentum penting bagi pihak sekolah untuk menyampaikan evaluasi pembelajaran, motivasi, serta imbauan kedisiplinan langsung kepada para siswa agar siap menjadi generasi yang berkarakter dan berdaya saing. (Tim Hubinmas)

Selasa, 13 Oktober 2026

SMKN 1 Pakisjaya Sukses Gelar Gladi Bersih TKA 2026

PAKISJAYA – SMK Negeri 1 Pakisjaya melaksanakan kegiatan gladi bersih Tes Kemampuan Akademik (TKA) 2026 pada hari Selasa (13/10/2026).

Kegiatan yang bertempat di laboratorium komputer sekolah ini diikuti oleh siswa dengan tertib dan penuh antusias guna mempersiapkan diri menghadapi TKA sesungguhnya.

Kepala SMKN 1 Pakisjaya, Sudarma, S.Pd., S.ST., M.T. memberikan apresiasi sekaligus suntikan motivasi bagi seluruh peserta yang mengikuti tahapan penting ini.

Beliau meminta para siswa untuk memanfaatkan momentum gladi bersih ini dengan sebaik-baiknya agar lebih siap, baik secara mental maupun teknis dalam mengoperasikan perangkat ujian.

"Saya meminta seluruh siswa untuk tetap fokus dan bersemangat mengikuti rangkaian gladi bersih TKA ini. Anggap pelaksanaan hari ini seperti ujian yang sebenarnya, sehingga kalian bisa mengukur sejauh mana kesiapan yang telah dilakukan," ujarnya.

Lebih lanjut, Sudarma menaruh harapan besar pada pelaksanaan TKA tahun ini. Melalui persiapan yang matang sejak dini, pihak sekolah berkomitmen untuk terus meningkatkan mutu pendidikan kejuruan yang selaras dengan kebutuhan dunia kerja.

"Kami sangat berharap melalui evaluasi akademik ini, SMKN 1 Pakisjaya dapat terus mencetak generasi muda dan lulusan yang kompeten, berdaya saing tinggi, serta siap menghadapi tantangan di dunia industri maupun jenjang Pendidikan lanjut," katanya.

Pelaksanaan gladi bersih ini berjalan dengan lancar tanpa kendala teknis yang berarti. Fasilitas komputer dan jaringan yang memadai di SMKN 1 Pakisjaya turut mendukung kenyamanan para siswa selama simulasi berlangsung. (Tim Hubinmas)

SMK Negeri 1 Pakisjaya Mantapkan Karakter Religius Siswa Melalui Pembiasaan Kerohanian

PAKISJAYA – SMK Negeri 1 Pakisjaya terus berkomitmen membangun generasi muda yang berakhlak mulia melalui program keagamaan yang konsisten. Pada Jum’at pagi, 9 Oktober 2026, sekolah menggelar kegiatan rutin Pembiasaan Kerohanian yang berpusat di lapangan SMKN 1 Pakisjaya.

Kegiatan rohani kali ini diisi dengan tausiyah dan pengarahan yang disampaikan langsung oleh Hj. Tarwinah, S.Pd.I.

Berdasarkan pantauan di lapangan terbuka sekolah, suasana terlihat sangat tertib dan kondusif. Ratusan siswa dan siswi duduk lesehan dengan rapi di atas permukaan lapangan beton bermotif garis pembatas kuning-biru.

Tampak jelas pembagian saf yang teratur demi menjaga ketertiban Pembiasaan Kerohanian dan penyampaian materi.

Seluruh siswi perempuan yang mengenakan seragam putih abu-abu lengkap dengan jilbab putih bersih mengambil tempat di barisan belakang hingga tengah. Sementara itu, para siswa laki-laki yang mengenakan pakaian koko putih bermotif abu-abu duduk berkumpul di area barisan depan.

Dengan menggunakan mikrofon, Hj. Tarwinah, S.Pd.I yang mengenakan pakaian muslimah bernuansa abu-abu cerah memberikan materi sambil duduk di sebuah kursi biru yang menghadap langsung ke arah peserta didik.

Para siswa tampak menyimak pemaparan materi dengan khidmat di bawah keteduhan pohon di pinggir lapangan, menciptakan atmosfer belajar spiritual yang sejuk dan penuh konsentrasi.

Melalui pembiasaan ini, SMKN 1 Pakisjaya berharap pesan moral dan nilai keagamaan yang disampaikan dapat tertanam kuat dalam diri setiap siswa, sehingga mampu diimplementasikan dalam kehidupan sehari-hari baik di lingkungan sekolah maupun di masyarakat. (Tim Hubinmas)

SMK Negeri 1 Pakisjaya Gelar Kegiatan Sholat Dhuha Bentuk Karakter Religius Siswa

PAKISJAYA – Dalam upaya memperkuat karakter religius dan menegakkan kedisiplinan spiritual, SMK Negeri 1 Pakisjaya rutin menyelenggarakan kegiatan sholat Dhuha berjamaah.

Kegiatan yang diikuti oleh para siswa ini dilaksanakan dengan khidmat di Masjid Al-Yusron SMKN 1 Pakisjaya pada Jum’at pagi, 9 Oktober 2026.

Berdasarkan pantauan di lokasi, suasana religius tampak kental menyelimuti ruang ibadah sekolah.

Para siswa yang hadir terlihat mengenakan pakaian seragam sekolah yang bervariasi, sebagian mengenakan pakaian olahraga berwarna kuning cerah dengan identitas sekolah terpampang jelas di bagian punggung, dan sebagian lagi mengenakan seragam putih abu-abu.

Meskipun mengenakan pakaian seragam yang berbeda, hal tersebut tidak mengurangi kekhusyukan mereka.

Siswa berbaris rapi membentuk saf-saf sholat di atas lantai keramik putih yang bersih dan mengilap.

Keheningan dan kekhusyukan begitu terasa saat para siswa melakukan gerakan sujud dan iktidal secara bergantian, menciptakan atmosfer ibadah yang damai di dalam lingkungan sekolah.

Kegiatan sholat Dhuha berjamaah ini merupakan bagian dari program pembiasaan baik (character building) yang digalakkan oleh SMKN 1 Pakisjaya.

Melalui kegiatan rutin ini, pihak sekolah berharap para siswa tidak hanya unggul dalam bidang akademik dan keterampilan vokasi, tetapi juga memiliki fondasi iman dan takwa yang kuat sebagai bekal masa depan mereka. (Tim Hubinmas)

Rabu, 07 Oktober 2026

SMKN 1 Pakisjaya Integrasikan Makna Hari Kesaktian Pancasila dengan Pendidikan Karakter Pancawaluya

PAKISJAYA – Nilai-nilai luhur ideologi negara terus ditanamkan kepada generasi muda di SMKN 1 Pakisjaya. Pada Rabu (7/10/2026), Guru Mata Pelajaran Pancasila, Mae Salamah, S.Pd., memberikan materi khusus mengenai arti penting Hari Kesaktian Pancasila kepada para peserta didik di dalam kelas.

Dalam pemaparannya, Mae Salamah menekankan bahwa Hari Kesaktian Pancasila bukan sekadar momentum peringatan sejarah, melainkan bukti kokohnya Pancasila sebagai fondasi bangsa yang tidak tergoyahkan. Ia mengajak siswa untuk merefleksikan nilai-nilai keadilan, persatuan, dan kemanusiaan dalam kehidupan sehari-hari.

"Hari Kesaktian Pancasila ini harus kita maknai sebagai benteng diri. Sebagai generasi penerus, kalian harus mampu menjaga dan mengamalkan nilai-nilai Pancasila di tengah tantangan zaman yang semakin kompleks," ujar Mae Salamah di hadapan para siswa.

Penyampaian materi ini sengaja dibarengi dengan penanaman Pendidikan Karakter Pancawaluya. Mae Salamah menjelaskan bahwa maksud dari integrasi ini adalah untuk membentuk kepribadian peserta didik SMKN 1 Pakisjaya.

"Melalui Pendidikan Karakter Pancawaluya, kita ingin nilai Pancasila itu tidak hanya dihafal, tetapi diwujudkan dalam tindakan nyata. Kita membentuk siswa yang cageur, bageur, bener, pinter tur singer, sehingga mereka siap menjadi lulusan yang tangguh, mandiri, dan berakhlak mulia," tambahnya.

Melalui sinergi materi Kesaktian Pancasila dan Pendidikan Karakter Pancawaluya ini, sekolah berharap dapat melahirkan generasi penerus yang tidak hanya cerdas secara akademik dan terampil secara vokasi, tetapi juga memiliki rasa nasionalisme yang tinggi. (Tim Hubinmas)

Budidaya Kangkung Organik, Siswa SMKN 1 Pakisjaya Belajar Langsung di Kebun Ketahanan Pangan

PAKISJAYA – Siswa-siswi SMKN 1 Pakisjaya mengikuti kegiatan praktik lapangan mata pelajaran Ilmu Pengetahuan Alam dan Sosial (IPAS) di Kebun Ketahanan Pangan sekolah pada Rabu (7/10/2026).

Kegiatan yang dibimbing langsung oleh guru IPAS, Achmad Gozaly, S.Pd., ini berfokus pada pengamatan dan perawatan proses pertumbuhan tanaman kangkung.

Dalam dokumentasi kegiatan, terlihat para siswa yang mengenakan seragam pramuka antusias turun langsung ke bedengan tanah.

Didampingi oleh Achmad Gozaly yang memberikan instruksi langsung di lapangan, siswa belajar teknik merawat tanaman, mulai dari membersihkan gulma yang mengganggu di sekitar tanaman kangkung hingga memeriksa fase pertumbuhan daun dan batang.

Area perkebunan sekolah ini juga telah dilengkapi dengan jaring peneduh (paranet) hitam untuk menjaga kelembapan tanah dan melindungi tanaman muda dari terik matahari langsung.

Melalui pembelajaran kontekstual ini, siswa tidak hanya memahami teori biologi dan ekosistem di dalam kelas, tetapi juga mempraktikkan langsung prinsip-prinsip agribisnis dan ketahanan pangan secara berkelanjutan. (Tim Hubinmas)

Siswa SMKN 1 Pakisjaya Belajar Menanam Pisang hingga Panen Bersama Sopwan, S.Pd

PAKISJAYA – Siswa SMK Negeri 1 Pakisjaya mengikuti pembelajaran praktik Mata Pelajaran Ilmu Pengetahuan Alam dan Sosial (IPAS) yang inovatif pada Rabu, 7 Oktober 2026.

Di bimbing Sopwan, S.Pd para siswa diajak langsung memanfaatkan Kebun Ketahanan Pangan SMKN 1 Pakisjaya untuk mempelajari siklus hidup dan budidaya tanaman melalui metode penanaman pohon pisang secara berkelanjutan.

Kegiatan diawali dengan sesi pembekalan teori di area sekolah. Dalam arahan pembukanya, Sopwan, S.Pd. menekankan pentingnya pemahaman ekosistem dan ketahanan pangan lokal kepada para siswa yang mengenakan seragam pramuka lengkap.

Beliau memberikan panduan teknis mengenai cara pemilihan bibit yang baik, teknik penggalian lubang tanam, serta pemberian nutrisi awal pada tanah.

Setelah menerima materi teori, siswa langsung terjun ke Kebun Ketahanan Pangan sekolah untuk melakukan praktik penanaman secara berkelompok.

Di lahan yang telah disediakan, para siswa mempraktikkan langsung ilmu yang didapat, mulai dari meletakkan bibit pohon pisang ke dalam tanah secara hati-hati hingga memastikan struktur tanah di sekelilingnya kuat untuk mendukung pertumbuhan awal tanaman.

Sopwan, S.Pd. menjelaskan bahwa metode pembelajaran ini dirancang agar tidak berhenti pada proses menanam saja. Para siswa memiliki tanggung jawab jangka panjang untuk merawat, memantau pertumbuhan, hingga nantinya melakukan proses panen pisang bersama-sama.

Melalui pendekatan berbasis proyek ini, siswa diharapkan tidak hanya memahami konsep sains dalam mata pelajaran IPAS secara mendalam, tetapi juga menumbuhkan karakter peduli lingkungan dan jiwa agropreneurship sejak dini. (Tim Hubinmas)